Isep

Ceritakan tentang hidrosefalus

Pertanyaan

Bisakah anda jelaskan gejala hidrosefalus dan terapi yang ada untuk mengobati gangguan ini?

Menjawab

Untuk membahas hidrosefalus, penting untuk memahami anatomi dan fisiologi otak terlebih dahulu.

Otak dan sumsum tulang belakang ditutupi oleh tiga membran, yang secara kolektif dikenal sebagai meninges, dan inilah yang menjadi radang pada meningitis.

Ada ruang antara membran pertama yang menutupi jaringan saraf dan yang kedua disebut ruang subarachnoid. Ini diisi dengan cairan yang dikenal sebagai cairan serebrospinal atau CSF.

Cairan yang sama ditemukan di rongga berongga (ventrikel) di setiap sisi otak dan bagian otak yang bergabung dengan basis ke sumsum tulang belakang, yang dikenal sebagai batang otak.

Ada empat ventrikel. Dua (satu di kedua sisi) di hemisfer serebral disebut ventrikel lateral.

Dua di otak tengah, membentang ke bawah melalui batang otak ke saluran sentral yang mengalir melalui bagian tengah sumsum tulang belakang, disebut ventrikel ketiga dan keempat.

Sel di ventrikel lateral dan ventrikel ketiga dan keempat mengeluarkan (CSF).

Keempat ventrikel berada dalam komunikasi fisik satu sama lain dan juga berkomunikasi dengan ruang subarachnoid melalui jalur keluar dari ventrikel keempat.

CSF yang diproduksi oleh sel-sel di ventrikel diserap kembali oleh sel mirip sel (villi) yang terkait dengan sumsum tulang belakang.

CSF bertindak sebagai struktur pendukung untuk otak dan sumsum tulang belakang, dan biasanya memungkinkan tekanan seragam dipertahankan pada struktur jaringan saraf.

Tengkorak itu bisa dianggap sebagai kotak kedap air yang berisi otak, darah dan CSF. Volume normal LCF yang bersirkulasi dalam sistem ventrikel yang dijelaskan di atas sekitar 125 ml.

Setiap kenaikan sirkulasi darah di dalam otak karenanya harus dikaitkan dengan penurunan volume CSF, jika tidak otak harus dikompres untuk memberi ruang.

Produksi CSF yang berlebihan, atau kegagalan reabsorpsi akibat penyumbatan jalur keluar dari ventrikel keempat, menyebabkan akumulasi cairan di ventrikel otak yang mengarah ke hidrosefalus.

Yang terakhir terjadi bila terjadi penyumbatan mekanis, terkadang berkaitan dengan defek perkembangan, bila kondisinya menjadi jelas saat bayi.

Hydrocephalus juga dapat terjadi di awal kehidupan setelah mengalami perdarahan di dalam jaringan otak atau infeksi meningitis.

Kondisi ini mungkin terjadi pada orang dewasa setelah stroke, meningitis atau cedera kepala. Dalam kasus ini kondisinya mungkin sementara.

Tumor juga dapat menyebabkan obstruksi arus keluar CSF dan hidrosefalus konsekuen.

Tanda klinis klasik pada masa bayi dihasilkan dari peningkatan tekanan di dalam tengkorak.

Kepala anak bertambah lingkar dan menjadi lebih besar dari biasanya untuk usianya, dengan bentuk yang tidak normal, urat nadi menonjol di dahi dan titik lemah lebar (fontanelle) di atasnya.

Wajah menjadi relatif lebih kecil dengan perbandingan dan mata anak bisa tampak seperti 'matahari terbenam' karena distorsi tulang sekitarnya.

Pada usia berapapun, pemeriksaan klinis terhadap sistem saraf juga dapat menghasilkan berbagai tanda abnormal, tergantung dari mana tekanan berlebih mengerahkan pengaruhnya pada otak.

Pengobatan akan bervariasi dengan penyebabnya dan oleh karena itu prognosis kondisinya.

Ketika operasi diindikasikan, ada prosedur yang dapat dilakukan untuk memotong penyumbatan dan dengan demikian mengurangi tekanan CSF yang meningkat.

Akibatnya, fluida dialihkan secara internal ke dalam sistem sirkulasi CSF, atau secara eksternal oleh sebuah tabung ke dalam rongga perut (peritoneal) atau melalui pembuluh darah besar di leher dan pada akhirnya masuk ke sisi kanan jantung.